
Tips Menghadapi Kabut Asap di Rumah agar Tetap Sehat
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa menjadi masalah serius bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan kebakaran, termasuk Kalimantan. Saat asap mulai menyelimuti lingkungan, aktivitas sehari-hari menjadi kurang nyaman. Bau asap bisa tercium di dalam rumah, debu halus menempel pada perabot, dan udara terasa pengap. Karena itu, tips menghadapi kabut asap di rumah penting diketahui, terutama saat musim kemarau ketika risiko karhutla meningkat. Rumah seharusnya menjadi tempat untuk beristirahat dan melindungi keluarga, tetapi asap dari luar tetap bisa masuk melalui celah pintu, jendela, dan ventilasi. Meski tidak mungkin menjamin seluruh asap tertahan di luar, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi masuknya asap, menjaga kualitas udara dalam ruangan, dan membuat rumah tetap nyaman selama kondisi udara memburuk. 1. Tutup Pintu dan Jendela Saat Kabut Asap Pekat Langkah pertama untuk menghadapi kabut asap masuk rumah adalah menutup pintu dan jendela ketika udara di luar sedang berasap. Asap karhutla mengandung partikel halus yang dapat masuk ke saluran pernapasan.








